sumber : warta Bethany no 37
30 September, 2008
hidup oleh iman
sumber : warta Bethany no 37
25 September, 2008
Duri pada gambar
12 September, 2008
mengucap syukur
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?". Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.
Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik- baik mata saya."
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hidup adalah anugerah. Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar, ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara. Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga. Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh, ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama. Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu. Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan. Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu :)
NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU,
my blog
Yang dulunya males posting" akhire sekarang ngeblog :)
Awalnya dari searching nama gua di search engine eh ternyata ketemu satu puisi yang gua tulis waktu gua kerja di MitraNet. Waktu itu gua bikin kuis valentine and kuis paskah mencari telur. buat ngeramein MitraNEt. Nah iseng" bikin puisi tentang valentine pas waktu itu deket ama cewek. Tuh cewek punya posisi yang cukup mantap di senat mahasiswa Petra. Sekretaris senat.. wow... Juga satu lagi temen yang gua manggil dia Vivian Chow nya Petra.... and adik angkat gua but all just "deket"..... tidak berlanjut. Ternyata ada bakat juga bikin puisi... wkwkwk ...Nih puisinya... Ada temen yang masih inget ama gua gak ya ? :)
06 September, 2008
sail over seven seas
Day by day I miss you so
You have to go my love
Where a ship so far away
You don't tell that will return
Before the autumn comes
Everyday I dream of you
[BRIDGE:]
In my dream a little seagulls
Flying through the darkest night
Searching for some teardrops in the wind
With the ship of lonely loveless
I sail over seven seas
Try to find the captain of my heart
[CHORUS:]
I sail over seven seas
To find to your heart
I sail through the darkest night
I sail to your heart
I sail over seven seas
To find to your heart
I sail with the winter night
Oh... alone in the dark
I don't fear the stormy night
And night don't feel too cold
All because I miss you so
In the distance I can see
The island of my home
Oh... I like to be with you
dosa - progresif
2 Korintus 11:1-6; Yesaya 30:1
“Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya” ( 2 Korintus 11:3 )
Dosa itu memperdaya ( Ibrani 3:13 ) Salah satu sifat dosa adalah progresif – berkembang semakin dalam.
Orang yang “berbahagia” menurut Mazmur 1:1 adalah orang yang :
- tidak berjalan
- tidak berdiri
- tidak duduk
Perhatikan tingkatannya atau nilai progresifnya.
Kejatuhan Hawa adalah sebagai berikut :
- mendengar dusta si ular
- mempercayai dusta itu dan
- melakukannya
Kejatuhan Petrus adalah sebagai berikut :
- meninggalkan Tuhan
- bergaul dengan musuh, kemudian
- menyangkal Tuhan
- lalu bersumpah palsu, dan
- akhirnya ia mengutuki dan menghujat
Sebelum Lot memilih Sodom sebagai tempat kediamannya, ia biasa berkemah menghadap kota Sodom. Jadi tidak langsung pindah ke sana. Ini juga bersifat progresif. Sama seperti anak terhilang yang dikatakan “pergi ke negeri yang jauh”, yang menggambarkan sifat dosa yang progresif.
Pesta pora adalah langkah pertama sebelum akhirnya terlibat dalam mabuk-mabukan. Iseng ke diskotik adalah langkah awal sebelum terlibat dalam narkoba. Melalaikan ibadah doa akan berlanjut dengan absennya di pemahaman Alkitab dan ibadah Minggu. Begitu juga dengan iri hati yang berlanjut dengan kebencian, dan akhirnya pembunuhan.
Anda jangan tertipu dengan dosa. Dosa itu ibarat anak harimau yang lucu untuk ditimang-timang. Namun beberapa tahun kemudian ia dapat memangsa anda ! Kalau anda tahu akan bahayanya dosa, anda akan menjauhi dan tidak mencoba-coba. Berapa banyak orang Kristen yang terjerat dosa yang mulanya hanya iseng saja.
Firman Tuhan berkata. “ Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah Firman Tuhan, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah” ( Yesaya 30:1).
sumber : warta Bethany no. 35
